Jumat, 05 November 2010


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)


Mata pelajaran               : Penjas orkes

Kelas / semester            : XI / II

Pertemuan ke -              : IV

Alokasi waktu               : 30 menit

Standar kompetensi      :
1.   Peserta didik mampu memahami konsep gerak dribbling (menggiring bola) dalam olahraga sepak bola.

2.   Peserta didik mampu mempergakan gerak dribbling (menggiring bola) dalam olahraga sepak bola.
Kompetensi dasar         : Dribbling (menggiring bola)

Materi pokok                : Teknik gerak dribbling (menggiring bola)

LANGKAH – LANGKAH PEMBELAJARAN
No
Gambar
Langkah pembelajaran
Keterangan
1

PEMANASAN
§  Pertama-tama peserta didik dibariskan menjadi 4 bershaf, kemudian di pimpin doa, selanjutkan melakukan gerak pemanasan untuk menuju ke inti.
§  Pertama-tama adalah pemanasan untuk melemaskan otot pundak. Tarik tangan lurus ke depan lalu tarik ujung jari ke arah bawah oleh tangan yang lain. Lakukan bergantian kiri dan kanan.
§  Untuk melemaskan otot punggung ambil posisi menunduk dengan posisi salah satu kaki maju ke depan. Lalu tarik ujung jari kaki kearah dalam. lakukan bergantian.
§  Pemanasan untuk otot pinggang dilakukan dengan cara memegang ujung kaki kiri dengan tangan kanan dan lakukan sebaliknya.
§  Untuk otot leher, lakukan gerakan menengok ke kiri dan kanan. Otot bisep dilemaskan dengan cara menarik lengan kiri kearah kanan, lalu tahan dengan tangan kanan. Lakukan sebaliknya. Lakukan setiap gerakan selama kurang lebih 5 detik

+ : Guru
X : Peserta didik
2

INTI (gerak dribbling / menggiring bola)
§  Menggiring bola diartikan dengan gerakan lari menggunakan kaki mendorong bola agar bergulir terus menerus di atas tanah. Menggiring bola hanya dilakukan pada saat-saat yang menguntungkan saja, yaitu bebas dari lawan.
§  Pada dasarnya menggiring bola adalah menendang terputus-putus atau pelan-pelan, oleh karena itu bagian kaki yang dipergunakan dalam menggiring bola sama dengan bagian kaki yang dipergunakan untuk menendang bola.
§  Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian luar yaitu bila menggunakan kaki kanan dapat mengecoh ke sebelah kiri lawan atau sebaliknya, Sedangkan kelemahannya adalah tidak bisa mengecoh lawan ke sebelah kanan bila menggunakan kaki kanan, begitupula sebaliknya.
§  Kelebihan dribbling menggunakan kaki bagian dalam adalah dapat mengecoh lawan ke sebelah kanan lawan apabila menggunakan kaki kanan atau sebaliknya. posisi tubuh saat menggiring bola dengan menggunakan kaki bagian dalam Posisi kaki menggiring bola sama dengan posisi menendang bola.
§  Kaki yang digunakan untuk menggiring bola tidak ditarik kebelakang hanya  Diayunkan kedepan. Diupayakan setiap melangkah, secara teratur bola disentuh/ didorong bergulir kedepan.
§  Bola bergulir harus selalu dekat dengan kaki agar bola dapat dikuasai Pada waktu menggiring bola kedua lutut sedikit ditekuk untuk mempermudah.
§  Kelebihan dribbling menggunakan bagian punggung kaki adalah dapat menggiring bola dengan arah lurus apabila tidak ada lawan yang menghalangi.
§  Sedangkan kelemahannya adalah kurang efektif untuk mengecoh lawan ke sebelah kiri atau sebelah kanan.
§  Untuk selanjutnya pserta didik di bagi menjadi 2 kelompok, dan berbaris 2 berbanjar yang didepannya sudah di beri kon untuk melakukan gerak dribble, baris paling depan melakukan gerak dribble tanpa mengunakan bola, setelah semuanya melakukan, di teruskan dengan gerak dribble mengunakan bola melewati kon yang sudah di sediakan.
§  Untuk tahapan berikunnya adalah melakukan gerak dribble dengan posisi berhadapan melewati pemain yang ada di depanya.
§  Kemudian munuju ke permainan, di bagi menjadi 2 team yang akan bertanding, dalam permainan tersebut lebih di prioritaskan dengan menerapkan teknik dribble yang sudah di berikan.


3

PENDINGINAN
§  Peserta didik di bariskan lagi menjadi 4 bershaf untuk melakukan gerak pendinginan, dan di lanjutkan dengan doa untuk mengakhiri kegiatan.


Media alat yang digunakan    :
1.      Peluit
2.      Jam tangan
3.       Con
4.       Bola sepak








                                                                                                                               





                                                                                                                              Yogyakarta, Selasa 3 juni 2010.
                                                                                                            Guru penjaskes



                                                                                                             Listyo permadi
                                                                                                              08601244180


HASIL OBSERVASI UKS DI MAM LIMPUNG, BATANG


HASIL OBSERVASI UKS
DI MAM LIMPUNG, BATANG

Tugas ini Disusun Guna Memenuhi Mata Kuliah
Pendidikan Kesehatan Sekolah

Dosen Pengampu :
Erwin Setyo Kuswanto, M,Kes.






Disusun Oleh :

Listyo Permadi (08601244180)
Kelas (E)


                                                                                                 


JURUSAN PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI
FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN



UNIVERSITAS NEGERI
YOGYAKARTA
2009
I.                   JUDUL
Observasi UKS di Sekolah Menengah Atas Madrasah Aliyah Muhamadiyah Kec limpung Kab Batang 

II.                PROSEDUR
Observasi yang kami lakukan mengunakan metode wawancara dengan pengurus UKS dan Kepala MAM Limpung, Batang, dengan daftar pertanyaan sebagai berikut:
1.                   Apakah ada UKS di sekolah Anda?
2.                   Apakah UKS di sekolah Anda berjalan dengan baik?
3.                   Apakah UKS di sekolah Anda pernah mengadakan kegiatan?
4.                   Kegiatan apa yang dilakukan oleh UKS?
5.                   Apakah obat – obatan di UKS lengkap?
6.                   Dari manakah obat – obatan di UKS tersedia?
7.                   Apakah UKS di sekolah Anda bekerja sama atau pernah bekerja sama dengan Organisasi  atau Instansi lain di luar sekolah?
8.                   Apakah ada ekstra kurikuler PMR di sekolah Anda?
9.                   Apakah ekskul PMR di sekolah Anda berjalan dengan baik?
10.               Apakah anggota ekskul PMR ikut mengelola UKS?
11.               Apakah Guru – guru mendukung adanya UKS?
12.               Menurut Anda, seberapa besar peran guru dalam kegiatan UKS?
13.               Apakah UKS pernah mengadakan sosialisasi kesehatan di sekolah?
14.               Apakah pelayanan UKS di sekolah Anda sudah baik?

III.             HASIL
Sekolah menengah atas Madrasah Aliyah Muhammadiyah Limpung terletak di jalan Cokronegoro No. 15 satu komplek dengan Muhamadiyah Center Cabang Limpung Batang yang berdiri pada tahun 1984 dan sekarang sudah mempunyai kurang lebihnya sekitar 360 sisiwa terdiri dari kelas satu sampai kelas tiga.
Kegiatan ektrakulikuler yang dimiliki MAM Limpung diantaranya adalah, PMR dan UKS, Hisbul Wathon, Olahraga, Pencak Silat (Tapak Suci Putra Muhammadiyah) dan Marching Band.















IV.             PEMBAHASAN
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang ada di MAM Limpung berjalan dengan baik,  UKS rutin mengadakan kegiatan. Salah satu kegiatan tersebut adalah kegiaatan donor darah, penyuluhan dan pembinaan ynag dilakukan dengan kerjasama dengan berbagai instansi antara lain PMI, BKKBN, BNN.
Obat-obatan yang ada di UKS tersebut cukup lengkap, dan obat-obatan tersebut didatangkan dari Puskesmas setempat dan Majelis Pembina Kesejahteraan Umat Muhamadiyah.
UKS juga bekerja sama dengan organisasi atau instansi lain di luar sekolah, seperti dijelaskan pada paragraph sebelumnya, bentuk kerja sama itu adalah pelatihan, pembinaan dan penyuluhan tentang materi yang terkait dengan UKS.
Ekstra kulikuler yang terkait dengan UKS, yakni PMR di MAM limpung berjalan cukup baik, peserta ekskul PMR juga ikut mengelola UKS,
Guru –guru sangat mendukung dengan adanya UKS, dan peran-peran guru tersebut mengantarkan siswa ke rumah sakit apabila ada siswa yang sakit atau kecelakaan, ikut merawat, menjaga fasilitas yang ada Di UKS, memberikan dana sumbangan seiklasanya untuk UKS.
UKS bekerjasama dengan beberapa instansi juga pernah mengadakan sosialisasi kesehatan disekolah kegiatan itu tentang Narkoba, Sex Education, Kehamilan Tak Dinginkan, Human Imunodefisiensi Virus dan tanggap flu burung (H1N1).
Pelayanan – pelayanan UKS disekolah MAM Limpung Sudah berjalan cukup baik.


V.                KESIMPULAN
Dengan adanya UKS disekolah MAM Limpung kita dapat mengetahui bahwa akan pentingnya peran UKS.
UKS yang ada disekolah tersebut perlu ditingkatkan, dikembangkan lagi, begitu pula dengan disekolah-disekolah yang lain, dengan adanya UKS disekolah sekiranya dapat memberikan pertolongan pertama kepada siswa yang cidera.
UKS yang ada di MAM Limpung sudah cukup baik dapat kita lihat dengan sebagian peran-peran guru yang mendukung, begitu pula dengan obat-obatan yang tersedia sudah cukup lengkap dapat memberikan fasilitas UKS yang baik, tentunya dengan adanya kerjasama dari instansi luar itu akan menambah peran UKS menjadi lebih meningkat.
Selain itu dukungan - dukungan  dari masyarakat sekitar juga mempengaruhi terhadap perkembangan UKS disekolah MAM Limpung, dengan adanya UKS disekolah-sekolah,
                       

Rabu, 03 November 2010

penndidikan moral anak kost

Dalam menjalai kehidupan sehari - hari manusia tak bisa lepas dari pendidikan, untuk mendapatkan sebuah pendidikan di butuhkan minat yang sangat tinngi, dalam pendidikan tersebut bukan hanya pendidikan formal saja yang kita pelajari, melainkan pendidikan agama, sosial dan segala aspek-aspeknya, banayak hal yang kita jumpai mengenai berbagai fenomena yang sangat mencengangkan tantang pendidikan, sebagai contoh saya mengambil dari kehidupan kost Al-badari yang saya tempati, sekilas dari namanya mungkin terlihat baik, akan tetapi di dalam kehidupan kost tersebut bisa di bilang cukup memprihatinkan, kurun waktu terjadi pencurian sepeda motor, pencurian laptop, hp uang dan sebagainya, ini menandakan rendahnya dunia pendidikan karakter, yang amat mencengangkan lagi pelakunya adalah seorang yang mahasiswa juga, betapa rendahnya pendidikan moral bangsa kita, untuk itu kita harus membangun kembali moral bangsa untuk lebih baik.

Selasa, 02 November 2010

catatan kritis


Nama   : Listyo Permadi                     
Nim     : 08601244180           
Prodi   : PJKR NR / E

Setelah  membaca buku “Richard Osborne” tentang arti filsafat dan segala macam aspek yang mencakup ilmu filsafat dan filsufnya, maka tanggapan saya yang akan diberikan mengenai hal tsb adalah, bahwa saya menyetujuinya dikerenakan ilmu filsafat di Yunani dikatakan berarti”Cinta akan kebijaksanaan” selain itu filsafat dapat diartikan berpikir tentang berpikir.
Dari kedua difinisi tersebut maka dapat dijelaskan bila seseorang berpikir mengenai sesuatu hal, maka ia akan tau cara berpikir, dengan berpikir maka seseorang dapat menghasilkan suatu karya / ide- ide baru dalam bidang apapun misalnya teknologi, perekonomian dan sebagainya, seperti halnya para ilmuan dan tokoh-tokoh filsul, misalnya “Thales” ia orang pertama yang disebut bijaksana, juga ahli geometri, ia tidak tertarik pada mitos tetapi lebih pada ilmu pengetahuan mengenai dunia dan bintang, Thales dapat disebut pemikir praktis.
Selain Thales, dikatakan bagi Sokrates filsafat bukanlah profesi, sebagaimana para sophis, tetapi suatu cara pandangan hidup, dalam hidup yang paling penting adalah pengetahuan, satu sebab utama kejahatan adalah minimnya ketidaktahuan. dengan adanya pengertian dan pemahaman dari beberapa tokoh filsul dalam lingkup filsafat maka dapat dikatakan berpikir itu sangatlah penting dalam melakukan sesuatu hal, hendaklah kita berpikir dulu mengenai apa yang akan kita lakukan (baik atau tidak) guna menghindari terjadinya hal-hal negatif bagi diri sendiri dan apapun yang ada disekitar kita. Untuk mendukung itu maka pendidikan akan agama penting untuk melengkapi seseorang dalam berpedoman hidup dengan kaitanya budi pekerti serta sosialisasi bermasyarakat.